Back
Pelatihan Studbook Keeper di LK
Author Susi
Monday, Dec 4, 2017 5:59 pm
Pelatihan Studbook Keeper di LK

Perkembangbiakan satwa di suatu lembaga konservasi merupakan hal yang sangat diharapkan bagi semua pengelola LK. Merupakan suatu kebanggan apabila setiap LK berhasil mengembangbiakkan satwa yang menjadi koleksinya, terutama satwa yang sudah langka dan sulit untuk dikembangbiakkan. Setiap informasi mengenai kelahiran dan keturunan suatu satwa menjadi informasi yang berharga untuk menjaga kemurnian genetiknya dengan menghindari terjadinya perkawinan sedarah dalam suatu jenis. Setiap keturunan yang ada tentu diharapkan dapat memiliki keragaman genetik yang tinggi agar menjadi individu yang bagus untuk pengembangbiakkan selanjutnya. Dukungan untuk mencapai target tersebut antara lain dengan melakukan pendataan dan pencatatan silsilah satwa dengan baik dan benar sehingga dapat diketahui garis keturunannya dalam bentuk studbook atau catatan silsilah keturunan suatu jenis. PKBSI berupaya meningkatkan kemampuan personil yang bertugas di LK melalui pelatihan studbook keeper bagi Lembaga Konservasi.

Setiap studbook dikelola oleh Studbook Keeper yang ditunjuk untuk mendokumentasikan silsilah dan keseluruhan sejarah demografi masing-masing satwa populasi yang dikelola di LK. Data harus divalidasi dan dianalisis lebih lanjut untuk meringkas status genetik populasi untuk data acuan dalam perumusan pengembangbiakan dan rencana pemindahan satwa.

Informasi studbook saat ini dikembangkan untuk :

·           Menyajikan data ekologi biologi dan spesies umum.

·           Menyajikan informasi status dan distribusi tentang populasi in-situ.

·           Pengembangan bibliografi publikasi yang relevan.

·           Memantau dan mendokumentasikan semua kelahiran ex-situ, kematian, dan informasi transfer.

·           Mempertahankan database akurat yang memungkinkan analisis genetik dan demografi rinci.

·           Merekomendasikan keputusan pengembangbiakan untuk meningkatkan keragaman genetik.

·           Menilai status populasi (stabil, meningkat, atau menurun).

Studbook bertujuan untuk mengelola secara ilmiah populasi ex-situ satwa liar, memastikan ukuran, stabilitas demografi dan keragaman genetik. Pemegang studbook diharapkan dapat mempertahankan sejarah silsilah dan demografi dari takson yang ditetapkan secara khusus seperti genus, jenis, anak jenis (subspesies) dan populasi di LKnya. Studbook berisi nomor pendaftaran setiap individu dari jenis tertentu dalam LK, jenis kelamin dan tanggal lahirnya, identitas (nomor registrasi) orangtuanya, tempat kelahiran dan dimana (serta kapan) lokasi pemindahannya, informasi kepemilikan, dan lain sebagainya. Selain itu terdapat informasi lain yang penting untuk pengelolaan jenisnya seperti sifat perilaku yang mempengaruhi kemampuan reproduksinya dan penyebab kematian. Glosarium lokasi, termasuk nama, alamat dan informasi kontak untuk semua pemegang studbook memungkinkan terjalinnya komunikasi antarpemegang  studbook.

Mengacu pada program kerja PKBSI serta sebagai tindaklanjut workshop studbook keeper yang diselenggarakan oleh Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati Ditjen KSDAE Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 17 Maret 2017 di Bogor, maka PKBSI menyelenggarakan pelatihan Studbook Keeper Lembaga Konservasi. Pelatihan dibagi ke dalam tiga sesi berdasarkan wilayah pelaksaanaannya yang diisi oleh Dr. Drh. Ligaya ITA Tumbelaka, Sp.Mp, M.Sc. sebagai Ketua Bidang Pelatihan dan Penelitian PKBSI. Sesi pertama diberikan untuk wilayah Jawa Timur dan Bali yang dilaksanakan di PDTS. Kebun Binatang Surabaya. Acara diadakan pada tanggal 20-21 Juli 2017 dan diikuti oleh 14 peserta dari 8 LK yaitu; Maharani Zoo & Goa Lamongan; Bali Safari & Marine Park; Bali Zoo; TSI II Prigen; Bali Bird Park; Bali Elephant Camp; Jatim Park; dan PDTS. Kebun Binatang Surabaya.

Sesi kedua diberikan untuk wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta yang diadakan di kantor sekretariat PKBSI pada tanggal 25-26 Juli 2017 dan diikuti oleh 10 orang peserta.

Sesi terakhir diberikan untuk wilayah Papua, Sulawesi, Kalimantan, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Sumatera yang dilaksanakan di KRKB. Gembira Loka Yogyakarta pada tanggal 14-15 Agustus 2017 dan diikuti oleh 17 peserta yang berasal dari Taman Wisata Purbasari Pancuranmas Purbalingga, Sinka Zoo Pontianak, Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi, Agrowisata Sido Muncul Semarang, Taman Satwa Taru Jurug Solo, Taman Hewan Pematangsiantar, Kebun Binatang Gembira Loka, Gowa Discovery Park, Safari Lagoi Bintan, Wersut Seguni Indonesia, Taman Rekreasi Lembah Hijau Lampung, Taman Margasatwa Semarang, Jatim Park, Bontomarannu Education Park, dan Taman Satwa Borobudur.

               Secara umum, ketiga sesi kegiatan pelatihan Studbook Keeper tersebut berjalan lancar. Peserta dengan antusias mempelajari materi baru bagi mereka mengenai perekaman data dan informasi dari setiap jenis koleksi satwanya. Diharapkan setiap informasi yang disampaikan dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk diaplikasikan dalam LKnya masing-masing. Satwa yang dikelola pun diharapkan dapat terhindar dari inbreeding dengan dilakukannya pencatatan silsilah dengan baik dan teratur. 

Indonesia Zoo & Aquarium Association
RSS Feed